Kemarin, ada kisah yang menggelikan sekaligus thought-provoking dari keseharianku di kantor.Cerita ini berawal ketika aku ingin solat berjamaah di Masjid kantorku, ruanganku berada di lantai 14 dan masjidnya berada di lantai 21 yang merupakan lantai teratas dari gedung yang ditempati.
Seperti biasanya, ketika adzan berkumandang, sebagian orang bersegera menuju ke masjid dan sebagian lainnya masih sibuk dengan tugasnya masing-masing. Setelah adzan selesai berkumandang, aku lantas mengambil wudhu di lantai 14, karena kalo ambil wudhu di masjid agak ngantri biasanya.
Setelah berwudhu aku segera menuju lift yang akan membawaku ke lantai 21 dimana masjid berada, lift biasa digunakan di gedung berlantai banyak untuk berpindah lantai, meski ada beberapa orang yang memilih berjalan kaki melewati tangga dari lantai 14 ke 21, wow militan sekali
Ada hal yang unik yang aku ingat kemarin, ketika aku masuk lift, kondisi lift memang sudah agak penuh, selain lift nya agak sedikit dan kecil, memang trafik pengguna lift pada jam-jam shalat memang meningkat, aku sedikit berspekulasi, mudah-mudahan lift belum berbunyi tanda kelebihan muatan, aku masuk lift, ternyata lift belum berbunyi, akhirnya pintu tertutup
