Code Reading

Kemarin malam, ketika seorang kawan memintaku untuk mencarikan sebuah e-book dari koleksi DVD e-book ku, ada buku bagus ternyata yang tersimpan di tumpukan folder e-book,
judulnya Code-Reading : The Open Source Perspective. Ngga tau sejak kapan buku ini sudah ada di koleksi e-book, sebabnya aku hanya mengumpulkan setiap e-book yang ditemui tanpa pernah tau kapan buku itu dibaca :p

In fact, code reading is one of the most effective ways to eliminate problems in programs. Robert Glass, one of this book’s reviewers, says,
“by using (code) inspections properly, more than 90 percent of the errors can be removed from a software product before its first test.

In the same article he cites research that shows “Code-focused inspectors were finding 90 percent more errors than process-focused inspectors.”
Interestingly, while reading the code snippets quoted in this book I came across a couple of bugs and a couple of dubious coding practices.
These are problems in code that’s running at tens of thousands of sites worldwide. None were critical in nature,
but the exercise shows that there’s always room to improve the code we write. Code-reading skills clearly have a great practical benefit,
something you already know if you’ve ever been in a code review with folks who clearly don’t know how to read code.
(quoted from foreword)

Buku ini keren banget dan sangat mudah dipahami meski ini buku termasuk lama (ditulisnya sih mei 2003),
dan memang seharusnya pelajaran-membaca-source-code itu harus ada di kurikulum IF, bener gak? hehe.
Daripada tingkat 1 belajar PTI yang soal ujiannya fiktif yang menanyakan von neumann adalah matematikawan bangsa jerman atau ilmuwan berkebangsaan inggris ??, ntah papa lah itu..
Mending diganti dengan teknik membaca source code dengan bobot sks sama, hahaha… [OOT]

Membaca sebuah source code program adalah sebuah aktifitas yang paling umum dilakukan kawula informatika (kedengerannya enak), itu menurutku sih.
Tapi, jarang diajarkan sebagai matakuliah atau digunakan sebagai metode umum dalam membuat dan merancang sebuah program.

Pada kurikulum Jurusan Teknik Informatika ITB, pemrograman prosedural dicakup dalam kuliah ALPRO dan STRUKDAT, sedangkan yang object oriented, ya PBO (apalagi coba?).
Selain itu dipelajari juga assembly, dan beberapa paradigma pemrograman deklaratif atau lojik (paling nyoba JESS doang waktu AI ;p),
ada juga paradigma pemrograman fungsional seperti lisp yang kebanyakan kurung nya itu, dan lain lain…

Dalam belajar pemrograman, tahap awalnya pasti tekstual, dimana kita melihat apa itu yang tertulis, kemudian mencobanya di compiler atau interpreter
,terus melihat apa yang terjadi, hehe. Belajar pemrograman disini khususnya belajar bahasa pemrograman, dan belajar memprogram lewat contoh bahasa pemrograman.
Proses memprogram adalah proses yang memerlukan kepakaran, proses koding lebih merupakan proses semi otomatik dengan aturan pengkodean. Proses memprogram memang berakhir
secara konkrit delam bentuk program yang ditulis dan dieksekusi dalam bahasa target.

Pada prakteknya, suatu rancangan program harus dapat dikode untuk dieksekusi dengan mesin. Makanya belajar pemrograman dan belajar pemrograman saling mengisi dan melengkapi, ga mungkin dipisahkan satu sama lain.
Metode terbaik belajar apapun adalah melalui contoh. Seorang yang belajar harus belajar melalui contoh nyata. Berkat contoh nyata itu dia melihat,
mengalami, merenunginya sejenak, dan melakukannya. Contohnya biasanya tipikal yaitu contoh program yang merupakan pola solusi dari kelas-kelas persoalan yang dapat diselesaikan dengan paradigma pemrograman tertentu.

*yak, sudah cukup ngemengnya :D*

Code Reading

Nah, buku ini banyak ngasih contoh gimana memahami contoh tipikal dengan cepat, juga menekankan, kalo membaca source code itu beda dengan membaca dokumentasi sebuah program,
juga gimana caranya membuat style memprogram kita biar konsisten (kek sering koding aja :)).
Gimana melakukan copy-paste yang efektif tanpa melakukan plagiarisme (bisa ya?) ada di buku ini.
Dalam satu kalimat aku menyebutnya, ini quantum readingnya buat source code deh, hehe.

Aku belum baca semuanya sih, cuma baca bagian yang menariknya aja. Ada yang udah baca semua?, full-review disini dong kk!, atau ada yang udah nemu buku-buku sejenis?, mau juga dungs…

Categories: Agak Serius | 9 Comments

Post navigation

9 thoughts on “Code Reading

  1. wow, seru nih keknya …
    mau dunk buat menuh2in koleksi ..
    taro di home lu dunk, feb.

  2. @golas : emang yang box.net nya ga jalan yah😦 iya deh nanti awa upload🙂

  3. Mungkin gw perlu feb, secara beberapa aplikasi yang harus gw eksplorasi ga ada dokumentasinya. Open source emang gitu ya? Source-nya dibuka tapi, ga ada dokumentasinya. Mampus deh baca kodenya..
    Diupload ya..😀

  4. hmm.. box.net nya udah bisa jalan, donlot dari situ aja🙂, tapi ntar gw upload jg deh.

    ada ngga, developernya bilang ini opensource tapi ngga ada sourcenya, cuma programnya doang?🙂

  5. awak numpang unduh ya kk..simpen di home donk biar cepet juga unduhnya..hehe

  6. wah lo baca buku ini juga toh…
    kira2x 1 taun yang lalu awak juga baca buku ini…
    he3x…mayan dia ngasih banyak ilmu untuk membaca code..
    hasilnya awak bisa melakukan banyak tipu2x😛

  7. @ronald : tipu2 maksud kaw kopi paste yak?, seperti “The_skill” semester kemarin🙂
    @golas, baraqatax : awa udah upload di sini, silahkan diunduh..

  8. box nya lucu…ikutn masang di blog ya, feb!

  9. yup. boxnya keren feb.😀 copy, paste aaahhh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: