Getting #39090 part 2

Postingan ini adalah postingan lanjutan dari post pertama yang berjudul Getting #39090 part 1

 

Setelah mendapatkan konfirmasi sponsorship dari INE, saya mendapatkan semua yang saya butuhkan untuk menjadi seorang CCIE, seluruh materi, video material, pdf workbooks, rack rentals dan bahkan jatah live bootcamp di US atau UK bersama trainer kelas dunia😀,  jatah bootcamp seharga $6000  ini belum saya ambil karena visa ke UK saya pernah ditolak😦

CCIE Written Test

Oke, saya sudah dapat semuanya, kemudian mulai dari mana?, well untuk meraih CCIE ada 2 tahap, tahap pertamanya adalah ujian written sebelum ujian lab, ujian written ini bisa diambil di pearson vue testing center seluruh indonesia,waktu itu saya ujian di Inixindo pada tanggal 20 september 2012, skornya tipis, bahkan hampir nggak lulus😀, persiapannya dari 21 juli sampe 20 september, 2 bulan full review materi mulai dari CCNA, CCNP, CCIP dan belajar CCIE written, karena CCIE adalah level expert, mau tidak mau saya harus menguasai level dibawahnya (Associate dan Professional, selengkapnya disini) selama 2 bulan saya full review dari awal dan mulai mengerjakan latihan soal yang setara atau lebih susah dari exam sebenarnya.

20 September 2012, ketika pilkada DKI putaran pertama, saya langsung ujian CCIE written, dengan sponsor dari kantor dan Alhamdulillah langsung lulus, meski skornya agak mepet😀, sempet rada panik karena banyak yang lupa, karena persiapan intense nya cuma 2 mingguan, terutama bab advanced ip services, sub bab nya banyak, dan jarang dipake di kerjaan sehari hari, well ini hasilnya

fuck

CCIE Written Score Report

Next, setelah lulus written, saya coba booking seat untuk ujian lab exam, ujian lab ini tempatnya sudah ditentukan cisco, ada 2 jenis lab location yaitu mobile lab dan dedicated lab, di Indonesia hanya ada mobile lab dan itu 2 tahun sekali dan cost nya lebih mahal $250, sedangkan dedicated lab lokasi terdekatnya adalah hongkong, beijing, tokyo, atau australia, saya putuskan saya akan ujian 24 April 2013 di Hongkong, kenapa memilih hongkong?, karena saya sudah pernah kesana dan agak familiar dengan tempat lokasi ujiannya🙂, uniknya ketika saya memilih tanggal ini, tidak diubah, meskipun kita bisa mereschedulenya sebelum melakukan pembayaran

lab

CCIE Lab Booking Confirmation

Persiapan Awal Lab

Oke, lab sudah dibook dan saya harus mulai mempersiapkan untuk ujian labnya!, yang pertama saya lakukan adalah mengumpulkan materi untuk belajar lab, mostly dari INE karena dari sponsorship yang saya dapatkan, saya memiliki akses ke semua materi yang saya butuhkan, lucky me!. Cisco menyarankan untuk mengambil ujian CCIE ini setidaknya memiliki pengalaman 2-7 tahun di bidang IP Networking, well saya sudah hampir 5 tahun ketika mempersiapkan🙂 so i consider myself is eligible enough, dan rekomendasi lain adalah hands on 750 hingga 1000 jam menjelang ujian!, damn, saya nggak punya waktu sebanyak itu kayaknya, dan kalo diitung-itung total jam yang dihabiskan sebelum saya lulus adalah sekitar 700 jam🙂, dimana 300-350 jam nya ada di 1 bulan terakhir, haha.

Saya mulai mengerjakan workbook INE volume 1, untuk Layer 2 nya terpaksa menggunakan real rack rental🙂, tapi sisanya saya kerjakan di IOU , pengetahuan seorang kandidat CCIE tentang tools yang digunakan (emulator / simulator) pun adalah sebuah keharusan. Saya mulai belajar untuk oprek IOU sebelum written, dan perlahan-lahan mulai meninggalkan GNS3 sebagai tools utama dalam preparation.

Biasanya, dan seharusnya seorang CCIE candidate itu minimal memiliki home lab yang terdiri dari spek dan jumlah minimal devices yang digunakan ketika ujian, atau alternatifnya bisa menggunakan rack-rentals, tentunya saya menggunakan yang kedua plus IOU tadi, bahkan porsi rack rentalnya hanya ketika sedang ngelab Layer 2 saja, untungnya ketika masa-masa saya mempersiapkan ujian, IOU sudah hampir mature dan benar-benar usable, dan menjadi tools pilihan utama🙂

Saya mulai rutin ngelab per hari sekitar 2-4 jam, sebelum kerja 1-2 jam dan sepulang kerja 1-2 jam, ketika weekend sekitar 4-6 jam, pola belajar ini bertahan hingga sebulan sebelum ujian, well perhari 3 jam, selama 5 bulan itu setara 400 jam, ditambah intense 10-12 jam perhari sebulan terakhir, sekitar 300 jam, wtf!, betapa banyak waktu sudah terinvest ternyata😀

IDN Bootcamp

Di sela-sela persiapan CCIE lab saya juga mengikuti bootcamp CCIE Indonesia yang diadakan IDN pada bulan desember 2012 yang sudah meluluskan banyak CCIE Indonesia🙂, selain mencari kawan belajar dan community yang tepat dalam mempersiapkan ujian ini, di bootcamp CCIE IDN ini kita diharuskan membuat blog sebagai dokumentasi ngelab harian, selain memperbanyak aspek belajar, membaca-menulis-ngelab.

Rekaman jejak saya ketika bootcamp bisa dilihat disini

http://routetarget.wordpress.com/

Sebuah keberuntungan lagi, saya termasuk pemenang dalam bootcamp tersebut, yang kompetisinya dinilai dari konten blog peserta, dan saya termasuk yang terpilih, haha, mas dedi selaku guru mengumumkan seminggu setelah bootcamp, awardnya waktu itu beasiswa ujian CCIE, well ibarat main arcade, this is my another bullets / coin, jadi sampe attempt ke 2 masih ada yang sponsorin😀. Trus bootcamp nya gimana?, well setelah mengikuti bootcamp ini baru kelihatan borok! nya, hasil “asessment” selama 10 hari bootcamp menunjukkan bahwa saya sangat tidak siap untuk ujian CCIE, konfigurasi masih lamban dan akurat, foundation masih berantakan, dan troubleshooting skills yang sangat amburadul!, padahal waktu semakin dekat!!

242350_10151315757432258_1419280916_o

Suasana setelah bootcamp

Setelah bootcamp saya kembali mereview materi bootcamp, sambil meneruskan materi INE, tapi karena kalo belajar pake INE itu sifatnya long-term, tau-tau waktu habis dan tinggal 1 bulan lagi menjelang ujian!, akhirnya saya putuskan untuk mengerjakan bagian core topics nya saja, yaitu Layer 2, Layer 3, IPv6, MPLS, dan IP Multicast, setelah core topic selesai, baru melihat-lihat mock lab (try out simulasi ujian yang tingkat kesulitannya mendekati ujian sebenarnya), untuk mock lab saya ambil yang sesi troubleshootingnya dan hasilnya dari 9 tiket hanya bisa mengerjakan 3 tiket saja, sisanya cuma tergugu, ahaha, padahal sudah 2 bulan lagi mau ujian😀, harus lebih ngebut lagi!!

Gagal mengikuti Bootcamp di UK

Salah satu bagian dari scholarship CCIE yang saya dapatkan adalah mengikuti bootcamp on site di UK atau US selama 2 minggu, saya pilih lokasi di UK, karena visanya lebih mudah didapatkan (meski gagal juga akhirnya), untuk mempersiapkan bootcamp ini saya sudah mendapatkan affirmasi dari Perusahaan saya bahwa biaya transport, penginapan dan akomodasi akan ditanggung dan dimasukkan dalam program training, nice!, tinggal urus visa, gampanglah, pikir saya.

Saya mulai mempersiapkan segala dokumen, mulai dari paspor, surat sponsor, booking tiket, dokumen lain dan surat rekomendasi dari INE, nah rupanya surat terakhir ini yang bermasalah. 14 Januari saya dapet notifikasi bahwa VISA saya ternyata ditolak, karena INE adalah perusahaan US yang mengadakan training di UK, dan INE tidak eligible!, ouch!!

refuse

Refusal Visa Statement

Panik!, begitu dapat notifikasi di reject saya mencari segala cara agar visa saya diurus, dan, ternyata bener-bener impossible untuk mengajukan lagi visa dalam waktu dekat, karena akan dilihat sebagai sebuah inkonsistensi, awalnya mengajukan visa untuk training, setelah di reject, langsung mengajukan sebagai visa jalan-jalan, ya sudahlah, belum rejeki sepertinya. Trus gimana persiapan saya kalo nggak ada bootcamp ini, berarti saya harus berjuang ekstra keras lagi, dan mulai berpikir gimana caranya mempercepat persiapan tanpa mengikuti live bootcamp. Rupanya kasus seperti ini pernah terjadi lagi di pemenang tahun sebelumnya dari Pakistan, dimana visanya di reject juga

Terkena serangan Glaukoma Akut

8 Februari, setelah sesi belajar malam di Gatsu, mata kanan saya tiba-tiba terasa sangat tegang, pusing sekali dan bener-bener ga nyaman, saya juga melihat pelangi di setiap memandang ke arah sumber cahaya, wah, ini gejala glaukoma!, balik ke 2006 ketika saya juga pernah terkena serangan akut ketika tingkat 3, dan waktu itu setelah diterapi makin membaik, dan di malam itu mata terasa sangat sakit, besoknya saya putuskan berobat di klinik.

Hasil pemeriksaaan Dokter Mata menunjukkan saya positif terkena Glaukoma, dimana tekanan bola mata meningkat sangat drastis karena terganggunya sirkulasi air di bola mata, syaraf mata sudah tertekan, dan ini bisa menyebabkan kebutaan!, duh di saat saya sangat memerlukan mata dengan kondisi prima, karena mulai intense ngelab, mata saya bermasalah😦, saya terpaksa rehat 10 hari sesuai saran dokter, di masa itu saya praktis hanya membaca buku tanpa membuka laptop, well ga sempet baca2 juga sih, mata juga masih sakit😦, untungnya saya langsung nyadar kalo itu penyakit Glaukoma dan antisipasi daruratnya tepat, dokter langsung memberikan terapi dengan obat tetes mata tertentu, sehingga bisa lebih pulih dan bisa belajar lagi🙂

Membuat Group Study

Sebulan sebelum ujian, saya mengajukan cuti besar selama 3 minggu hari kerja, dan itu sekitar 1 bulan hari kalender, untuk mengakselerasi pemahaman dan persiapan saya, saya bentuk group study di Gambir, di lokasi kerja saya. Jadi saya cuti besar siangnya, tapi malam tetap ngantor untuk belajar, hehe. Group Study ini isinya saya beserta kawan yang mau ujian dalam waktu dekat, mentornya adalah kawan-kawan yang sudah lulus CCIE sebelumnya, salah satunya Johan Eko dan Ary Rahmadian, sedangkan pairing saya dalam mempersiapkan ujian ini adalah Kunnang Kuncahyo, beliau ini ujian sehari setelah saya dan mendapatkan nomor cantiknya juga😀

Suasana Belajar di Gambir

a

Suasana Belajar di Gambr

Hampir setiap hari kami belajar bersama, ngelab bareng, berdiskusi dan sharing-sharing mengenai persiapan, dan terbukti tingkat kesiapan saya mulai melesat jauh, saya sudah bisa mengerjakan Mock Lab dengan cepat dan Akurat, karena group study itu saling menguatkan, saling mendukung dan saling memverifikasi, kita mungkin tidak bisa mengenali dan mentoleransi kesalahan kita, tapi jika kita terima itu sebagai feedback dari orang lain, itu akan membuat kita tergugah, at least it works like a charm for me🙂 , disinilah esensi penting adanya kawan belajar dan Group Study dalam mempersiapkan ujian lab CCIE

Tak terasa sudah memasukin minggu kedua di bulan April, dan countdown saya sudah menunjukkan H-7 menuju CCIE lab, self-assessment saya menunjukkan, saya sudah menguasai 70 hingga 80 % materi lab, tinggal dipertajam dan dipercepat lagi🙂, sampai saat ini perasaan saya masih so-so, belum terlalu optimis, dan tidak juga pesimis, apalagi 2 orang rekan 2 minggu sebelumnya yang ujian di Tokyo dan Hongkong FAILED di sesi Troubleshootingnya, ouch!, di satu sisi membuat saya tertantang, tapi di sisi lain membuat saya pesimis, apakah saya akan mengalaminya juga. Setiap ada pengalaman kawan yang fail, saya coba gali dari aspek teknis dan non-teknis mengapa dia fail, well, saya menemukan selain kesalahan teknis, juga ada faktor non-teknis, seperti nervous, dan kurang pe-de ketika mengerjakan lab, yang secara langsung berimpact ke pengerjaan lab nya ketika ujian.

Bersambung…

Categories: Life.. oh Life.. | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Getting #39090 part 2

  1. Pingback: Getting #39090 part 3 (end) | . : write anything

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: